Negeri Para Koruptor

Sungguh ironis hidup dinegri ini, negri yang subur dengan berbagai potensi sumber daya alam semuanya ada disini, rasanya tidak mungkin orang yang hidup dan tinggal di dalamnya akan kelaparan atau busung lapar. kekayaan alam di negri ini mampu memenuhi kebutuhan seluruh warganya. tapi kenapa yang terjadi justru sebaliknya, kita hidup di padang emas tetapi kita tidak merasakannya. ada apa dengan negri ini?

Slogan kesejahteraan dan ekonomi kerakyatan adalah isapan jempol yang tidak ada realisasinya, setiap program yang di leandingkan hanya program basa-basi, sekedar program ceremonial yang tidak menyentuh pada substansi akar permasalahan sesungguhnya.

Kita sudah muak dan jijik mendengar dan melihat pemberitaan di media cetak maupun elektronik tentang korupsi ! sampaikapan negri ini tunduk pada kekuasaan korupsi? sampai kapan negri ini merdeka dari korupsi? rakyat hanya disuguhi tontonan drama / sandiwara para koruptor-koruptor ulung yang mampu menjilat dan bersilat lidah dengan retorika manis.

Mana janji mu wahai para pemimpin negri ini? pada waktu kau membutuhkan suaraku kau membius dengan janji dan angin segar perubahan. dengan lantangnya kau meneriakan perang melawan korupsi, akan menindak tegas para pelaku korupsi, mafia hukum, mafia pajak. tapi kau membisu saat kau telah menduduki kursi empuk kekuasaan, mulut mu kau kunci telingamu kau tutup rapat-rapat, rakyat menjerit…… menangis…… merintih…… mengadu…….. tapi kau diam seribu bahasa.

Negri ini sungguh kronis dan kritis, permasalahan yang begitu banyak tidak ada solusi jalan yang terbaik untuk menyelesaikannya, justru dari hari kehari semakin bertambah dan bertambah, parahnya kita belum mampu mendiagnosa permasalahannya.

Solusi …. Solusi …… yang kita butuhkan !!!

Solusi yang konstruktif dari berbagai pihak untuk memperbaikinya, pemerintah harus berani dan tegas sebagai nahkoda yang akan membawa negri ini kemana? Presiden sebagai kepala negara harus berada di garda terdepan untuk melakukan reformasi diberbagai sektor kepemerintahan. perbaiki sistem ketatanegaraan kita, sistem kepemimpinan, sistem birokrasi, sistem perpolitikan, sistem perekonomian dan sistem pendidikan kita.

Tidak ada kata yang terlambat walaupun sebetulnya terlambat karena kita tidak selalu belajar dari kesalahan-kesalahan maupun belajar dari kebaikan-kebaikan yang kemarin, tetapi kita masih berada di lubang yang sama, mudah-mudahan benar-benar belum terlambat.

tunjukan pada dunia negri ini bukan negri para koruptor, tetapi tunjukanlah dan buktukanlah kita sebagai negara yang terdepan memerangi korupsi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: